Pemerintahan
Visi Pemda Kabupaten Asmat PDF Cetak E-mail
Sabtu, 06 Februari 2010 00:00

Terbentuknya Kabupaten Asmat di tengah berlangsungnya situasi perubahan-perubahan mendasar di berbagai aspek tatanan berbangsa dan bernegara berimplikasi pada dinamika berbagai aspek kehidupan di Provinsi Papua. Proses dan langkah-langkah pembangunan yang telah dilakukan selama ini, di satu sisi telah menghasilkan berbagai kemajuan tetapi di sisi lain masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan pembangunan periode 2006 - 2010, sehingga masih diperlukan penanganan lebih lanjut dalam periode 2006 — 2010.

Berbagai permasalahan utama dan mendasar yang telah diuraikan pada bab sebelumnya tersebut merupakan tantangan pemerintah Kabupaten Asmat dalam melaksanakan pembangunan. Penanganan yang parsial, tidak sistemik, dan tidak komprehensif berbagai permasalahan hanya melahirkan serangkaian persoalan baru yang lebih kompleks lagi di berbagai bidang, baik ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, politik, kelembagaan, maupun keamanan. Dengan demikian, berbagai masalah mendasar ini perlu ditangani secara simultan dan berkelanjutan dalam jangka menengah sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhannya.

Berdasarkan permasalahan, tantangan, dan berbagai sumber daya potensial pembangunan yang dimiliki pemerintah daerah Kabupaten Asmat, serta dengan terpilihnya Kepala Daerah secara transparan dan demokratis kemudian ditetapkanlah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagai nakhoda kapal pembangunan Kabupaten Asmat untuk periode 2006 hingga 2010, maka Pemerintah Daerah menetapkan Visi Pembangunan Kabupaten Asmat Tahun 2006 – 2010, yaitu :

"Terwujudnya masyarakat Kabupaten Asmat yang MAJU, MANDIRI, DAMAI dan SEJAHTERA berbasis KEARIFAN BUDAYA LOKAL yang mengedepankan nilai kebersamaan sebagai MANUSIA ASMAT SEJATI”.

Adapun penjelasan dari visi di atas adalah :

  • MAJU artinya, pelaksanaan pembangunan mampu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, tingkat perekonomian masyarakat, dan ketersediaan infrastruktur.
  • MANDIRI artinya, pelaksanaan pembangunan diutamakan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat.
  • DAMAI artinya, pembangunan dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati serta mampu menciptakan rasa damai dalam masyarakat.
  • SEJAHTERA artinya, pelaksanaan pembangunan mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja baru dan pemberdayaan masyarakat.
  • KEARIFAN BUDAYA LOKAL artinya, pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai positif budaya Asmat.
  • MANUSIA ASMAT SEJATI artinya masyarakat yang tangguh, kreatif, ksatria dan mengutamakan kebersamaan.
 

Pilihan Bahasa

Jajak Pendapat

Setujukah bila semua PNS wajib bekerja sesuai dengan proporsi jabatannya masing-masing?
 

Links

Buku Tamu

guestbook

Statistik Pengunjung

Hari Ini:46
Kemarin:83
Bulan Ini:616
Tahun Ini:3326
Total:4890